Senin, 07 Januari 2013

Pembangunan Drainase Tak Jelas Kapan Selesainya





Pembuatan drainase di Pasar Johar
berlangsung sejak Oktober lalu 


Semarang - Banjir rob merupakan satu masalah yang sudah tidak asing lagi di Semarang, termasuk Pasar Johar. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan membuat saluran air atau drainase. Pembuatan saluran air dari Bubakan - Agus Salim ini sudah berlangsung sejak Oktober lalu. Namun sampai akhir Desember, tepatnya Sabtu (29/12), tampaknya drainase tersebut tak kunjung selesai.

“Kami menunggu dana sisanya turun dulu. Proyek sudah berjalan 83%. Jika dana yang 17% sudah ada, baru akan kami selesaikan secepatnya. Mungkin selesainya tahun depan”, ujar Thomas, pemilik perusahaan PT Duta Mas Indah, yang menangani pembangunan Drainase.

Thomas tidak menyebutkan kapan pastinya pembangunan drainase tersebut akan selesai. Karena jika belum ada dana yang dibutuhkan, pihaknya juga tidak bisa menyelesaikan pembangunan drainase dengan cepat.

20 komentar:

  1. Nice post, semoga dananya tidak luber kemana-mana. :)

    BalasHapus
  2. loh dana belum turun tapi proyek sudah 83%? mungkin maksudnya nunggu dana sisa kali ya mba?

    BalasHapus
  3. lho udah 83% kok,, tanggung!!
    ayo secepatnya dilanjutkan, kita hapus bencana banjir di Negeri ini. Untuk sisa dana yg belum cair 17%, saya bantu do'a saja ye.

    BalasHapus
  4. Banjir merupakan bencana langganan dikota-kota besar, gorong-gorong yang tidak mencukupi, drainase yang tidak lancar, dan kesadaran masyarakat yang masih kurang.

    BalasHapus
  5. iya nih, mengganggu sekali, sama bisa jadi ajang korupsi pemda

    BalasHapus
  6. weah pemeintah kota semarang seharusnya lebih siap dalam mengatasi permasalahan klasik ini, bisa-bisa malah mengganggu aktivitas masyarakat.

    BalasHapus
  7. Aduh, buruan dong, kelarnya. Andai 'mereka' tahu betapa menyusahkannya masa pembangunan ini... Kalau udah kelar, kan jadi nyaman para pengguna jalannya :D

    BalasHapus
  8. proyek 83% tapi dana masih sedikit, ayo dong pejabat jangan dikorup melulu, udah terlalu banyak minta uang lewat APBD tuh

    BalasHapus
  9. peliss guys.. pihak pemkot Semarang juga udah usaha banget kali untuk melakukan pembangunan di sana-sini, so mengkritisi boleh sih tapi tugas utama kita ialah mensupport upaya mereka itu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dengan segudang "prestasi" pemerintah dan berkurangnya kepercayaan masyarakat, apalagi sebagai jurnalis, udah tugas kita juga sih mengkritik pemerintah buat kepentingan masyarakat :p

      Hapus
  10. semoga lekas selesai dan pasar Johar bisa tertata rapi kembali

    BalasHapus